QUIZ SISTEM INFORMASI AKUNTANSI 2

Penulis 1 : Aty Mulyati 5211181124
Penulis 2  : Reinanda Putri Rea Dara 5211181107
Dosen : Vicky Dzaky Cahaya Putra, SE., M.Ak., Ak.

SIKLUS PEMBELIAN

1. DEFINISI TEORI

  • Apa itu sistem informasi akuntansi?

      SIA menurut Mulyadi adalah organisasi formulir, catatan, dan laporan yang dikoordinasi sedemikian rupa untuk menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen guna memudahkan pengelolaan perusahaan (2001).
      Sedangkan menurut Nugroho Widjajanto (2001), SIA adalah susunan formulir, catatan, peralatan termasuk komputer dan perlengkapannya serta alat komunikasi, tenaga pelaksanaannya dan laporan yang terkoordinasi secara erat yang didesain untuk mentransformasikan data keuangan menjadi informasi yang dibutuhkan manajemen.

  • Siapa saja pihak yang terlibat dalam siklus pembelian?

1.     Fungsi Gudang
      Bertanggung jawab untuk mengajukan permintaan pembelian sesuai dengan posisi persediaan yang ada digudang dan untuk menyimpan barang dagang yang telah diterima oleh fungsi penerimaan.
2.     Fungsi Pembelian
      Bertanggung jawab untuk memperoleh informasi mengenai harga barang, menentukan pemasok yang dipilih dalam pengadaan barang, dan mengeluarkan order pembelian kepada pemasok yang dipilih.
3.     Fungsi Penerimaan
      Bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenis, mutu dan kualitas barang yang diterima dari pemasok guna menentukan dapat atau tidaknya barang tersebut diterima oleh perusahaan.
4.     Fungsi Akuntansi
      Bertanggung jawab untuk mencatat transakasi pembelian ke dalam register bukti kas keluar dan untuk menyelenggarakan arsip dokumen sumber (bukti kas keluar) yang berfungsi sebagai catatan utang atau menyelenggarakan kartu utang sebagai buku pembantu utang.

  • Apa itu siklus pembelian?

      Siklus pembelian adalah suatu kegiatan atau transaksi pembelian, baik itu secara tunai maupun kredit dalam suatu organisasi.
      Sistem Informasi Akuntansi Pembelian berarti suatu sistem pembelian atau suatu sistem transaksi untuk mendapatkan barang-barang baik secara kredit maupun secara tunai di dalam suatu organisasi / perusahaan yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media, prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi yang penting, memberi sinyal kepada management dan menyediakan suatu dasar informasi pembelian untuk pengambilan keputusan yang cerdik.

  • Sebutkan macam-macam teknik dokumentasi pada
    sistem!

1. Bagan Arus (Flowchart)
      Flowchart digunakan baik oleh auditor maupun oleh personel sistem. Pemakaian yang meluas ini memicu perlunya keseragaman simbol dan konvensi yang digunakan
Simbol-simbol ini terkait dengan fungsi dasar pemrosesan data.
2. Data Flow Diagram
      Diagram aliran data (DFD) adalah representasi grafis dari sistem. DFD menggambarkan komponen sistem, aliran data antara komponen dan sumber, tujuan dan penyimpanan data.
3.Diagram IPO dan HIPO
      Digunakan oleh personel pengembangan sistem untuk membedakan level rincian sistem yang digambarkan dalam Flowchart.

  • Jelaskan apa itu Data Flow Diagram? serta apa
    manfaatnya?

Data Flow Diagram atau sering disingkat DFD adalah perangkat-perangkat analisis dan perancangan yang terstruktur sehingga memungkinkan peng-analis sistem memahami sistem dan subsistem secara visual sebagai suatu rangkaian aliran data yang saling berkaitan.
      Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan prosesfungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi


2. HASIL RANCANGAN
  1. Nama Perusahaan : PT. Indo Taichen Textile Industry
  2. Badan Usaha : Bergerak di bidang textile dengan hasil akhir produk berupa kain jadi.
  3. Sejarah Perusahaan :
      PT. Indotaichen Textile Industry didirikan pada tanggal 09 Januari 1990 berdasarkan Akta Pendirian Perusahaan No.15, Notaris Rony Harunsyah Gunawan, SH., dengan Nomor Ijin Usaha Industri No. 217/T/INDUSTRI/1992 tanggal 27 Juli 1992 dan No.NPWP 01.061.937.7-057.000. Dengan Wirawan sebagai presiden direktur dan Lin Wu Hsiung sebagai presiden komisaris. Jumlah karyawan saat itu berjumlah 75 orang. Perusahaan ini berdiri atas dasar visi ”Menciptakan Kepuasan Pelanggan” dengan cara menghasilkan produk bermutu tinggi dengan harga bersaing dan menyerahkan produk tepat waktu.
Selama 20 tahun, perusahaan telah mengalami pertumbuhan baik kualitatif dan kuantitatif. Secara berangsur-angsur perusahaan menetapkan posisinya sebagai penghasil produk berkualitas tinggi untuk pasar internasional. Pertumbuhan perusahaan ditandai pula dengan peningkatan produksi setiap tahun sehingga jumlah mesin dan karyawan terus bertambah untuk memenuhi permintaan pelanggan dan kapasitas produksi.
      PT. Indotaichen Textile Industry terus berupaya meningkatkan volume penjualan dengan mengeluarkan produk tekstil terbaru berkualitas seperti anti bacterial, embossprint, burnout dan waterrepellent (anti air). Pemasaran produk tekstil dilakukan dengan cara kunjungan pelanggan dan mengadakan pameran untuk menawarkan produk tekstil terbaru. PT. Indotaichen Textile Industry memiliki2 misi, yaitu :
  1. Perusahaan tekstil yang mengutamakan ketepatan waktu pengiriman (reliable partner on delivery)
  2. Memberikan pelayanan prima kepada seluruh pelanggan (customer service oriented)
      Untuk mewujudkan misi tersebut, maka perusahaan melakukan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan berdaya saing tinggi, mampu mengelola pekerjaan dan organisasi dengan teamwork yang baik.
4. Alamat Perusahaan : Jalan Gatot Subroto Jalan Kalisabi No.Km 3, Uwung Jaya, Kec. Cibodas, Kota Tanggerang, Banten 15138.
5. Pemilik : Lin Wu Hsiung sebagai Presiden Komisaris dan Wirawan sebagai Presiden Direktur.

6. PROSEDUR PEMBELIAN TUNAI :
  1. Prosedur Pembelian Tunai PT. Indo Taichen Textile Industry
    1. Bagian Keuangan memberikan daftar staf kepada Direktur
    2. Kemudian Bagian Gudang memberikan daftar barang dan surat permintaan barang
    3. Selanjutnya, pembelian barang dilakukan dengan adanya daftar barang dan surat permintaan barang dari Bagian Gudang dan Bagian Pembelian meminta persetujuan kepada Direktur
    4. Setelah disetujui, Direktur memberikan surat persetujuan pembelian barang kepada Bagian Pembelian
    5. Bagian Pemebelian dapat melakukan pemesanan disertai pemberian id pemasok oleh Pemasok dan Bagian Pembelian memberikan Purchase order
    6. Pemasok mengirimkan barang sesuai dengan purchase order yang diajukan disertai surat jalan dan invoice
    7. Setelah barang dan surat jalan diterima oleh Bagian Gudang, Bagian Keuangan menerima invoice dan melakukan proses pembayaran tagihan melalui transfer bank
    8. Kemudian Bagian Keuangan membuat Laporan Keuangan yang diserahkan kepada Direktur
7. Rancangan Sistem :
  • Diagram Konteks​


  •  Dekomposisi Diagram

  • DFD Leve​l 0 

8. Hasil Analisa :

      PT. Indo Taichen Textile Industry yang bergerak dibidang textile dengan hasil akhir produk berupa kain jadi. Proses pembelian dilakukan secara tunai. Dalam siklus ini, Bagian Keuangan memberikan daftar staf kepada Direktur, agar Direktur mengetahui siapa saja staf yang terlibat dalam proses pembelian barang sehingga memudahkan dalam proses pengawasan. Selain itu, proses permohonan pembelian atau permintaan barang masih dilakukan secara tertulis menggunakan media kertas (manual). Hal ini dapat berakibat adanya penggandaan, kesalahan penulisan dan makna tersirat lainnya yang tidak berhubungan dengan kegiatan pembelian

9. Saran :
  1. Perlu adanya perubahan sistem agar lebih terkomputerisasi untuk mempercepat dan mencegah terjadinya kesalahan permohonan pembelian atau permintaan barang
  2. Perlunya pengawasan dari tiap kepala bagian yang terlibat dalam proses pembelian tidak hanya pengawasan dari Direktur saja
​ PROSEDUR PEMBELIAN KREDIT : 


  1.   Prosedur Pembelian Kredit PT Taichen Textile Indusrtry
  1. Bagian gudang melakukan permintaan barang ke bagian pembelian, kemudian bagian pembelian mengecek persediaan barang yang ada digudang dan meminta persetujuan direktur.
  2. Setelah mendapat persetujuan, bagian pembelian melakukan pemesanan barang ke pemasok perusahaan melalu telepon, fax atau email, kemudian pemasok akan mengirimkan barang sesuai purchase order (PO).
  3. Barang diterima dan dicek oleh bagian gudang sesuai dengan surat jalan yang diterima, kemudian bagian gudang melakukan pendataan barang - barang yang masuk. Bagian keuangan menunggu kiriman invoice dan faktur dari pemasok untuk dilakukan proses pembayaran. Setelah invoice dan faktur diterima bagian keuangan dapat melakukan transfer bank sesuai jatuh tempo tagihan dan membuat laporan keuangan untuk diserahkan kepada Direktur. 


 2. Rancangan Sistem :
  • Diagram Konteks​ 

  •  Dekomposisi Diagram



  • DFD Level 0
Catatan : Pembayaran dilakukan sesuai dengan tanggal jatuh tempo tagihan

8. Analisis
      PT Indotaichen Textile Industry merupakan perusahaan yang bergerak di bidang tekstil dengan hasil akhir produk berupa kain jadi. Besarnya tingkat permintaan pelanggan baik lokal maupun luar negeri menekan pijak manajemen untuk bertindak cepat dalam memenuhi permintaan tersebut. Akan tetapi, terdapat faktor yang menghambat kegiatan perusahaan yaitu sistem administrastif tidak terkomputerisasi seluruhnya sehingga menurunkan kecepatan penyajian dan terutama dalam pengolahan data pembelian bahan baku. Proses permohonan pembelian bahan baku masih dilakukan secara tertulis menggunakan media kertas (manual). Hal ini dapat berakibat adanya penggandaan, kesalahan penulisan, dan maksa tersirat lainnya yang tidak berhubungan dengan kegiatan pembelian.
9. Saran :
      Oleh karena itu, menurut saya perlu adanya perubahan sistem agar lebih terkomputerisasi untuk mempercepat dan mencegah terjadinya kesalahan permohonan pembelian bahan baku.





3. DAFTAR PUSTAKA




Komentar

Posting Komentar